CAKUNG (Pos Kota) – Operasional Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta
Timur, masih terganjal dana jaminan. Diharapkan, Mei mendatang sudah
bisa operasional dan tidak tertunda lagi.
“Masih ada kendala jaminan ke pengelola Jalan Tol. Kalau sudah, insya
Allah Mei sudah bisa beroperasi,” kata Andriyansah, Kepala Dinas
Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Rabu (9/12).
Hal itu disampaikan menanggapi pertanyaan pengoperasian Terminal Terpadu
Pulogebang. Seperti dimaklumi, sejak selesai pembangunan hingga kini
belum bis dioperasikan. Dan sudah belasan kali dijanjikan bakal
dioperasikan, bahkan termasuk ketika Fauzi Bowo jadi Gubernur DKI.,
Kendala tadinya berupa penyiapan sarana dan prasarana, termasuk akses ke
Jalan Tol. Selain itu, ijin dari Kementrian Perhubungan juga belum
keluar.
“Saat ini sudah selesai. Hanya saja masalah uang jaminan ke Jalan Tol
ini yang belum terealisir. Masih dibahas apakah dari Disbhub atau Bina
Marga,” katanya.
Besar uang jaminan terkait dengan pembukaan akses Jalan Tol ke
Cakung-Cilincing ini disebutkan sekitar Rp 4 miliar. “Kita memahami
terkait syarat tersebut,” katanya.
Jika masalah itu sudah selesai, maka, katanya, akan dilakukan
pengoperasian. Setidaknya, bisa ada 10 trayek minimal yang membuka di
sana sehingga bisa segera dimanfaatkan.
Nganggur lama akan bangunan yang sudah jadi ini juga menjadi ganjalan
bagi Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, setiap bulan dibutuhkan anggaran
operasional di terminal sekitar Rp 400 juta setiap bulannya.
Disamping juga, waktu tenggang lama dikhawatirkan sarana dan prasarana
justru lebih rentan cepat rusak. Seperti rambu atau sarana lainnya.
“Semoga Mei bisa beroperasi. Lebih cepat lebih baik,” katanya. (chotim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar